Ticker

6/recent/ticker-posts

BEGINILAH 1 UCAPAN QARUN

BEGINILAH 1 UCAPAN QARUN

BEGINILAH 1 UCAPAN QARUN 

Bismillahirohmanirohim 
Semoga bermanfaat

Engkau dapati masing masing kita berbangga dengan dirinya, melihat dirinya sebagai orang yang paling tinggi derajatnya, apabila ia memiliki suatu keunggulan atau telah melakukan suatu hal, ia merasa telah melakukan hal luar biasa disemua bidang

Contoh:
Orang kaya, apabila engkau bertemu dengannya ia berkata: 
"aku memang telah bekerja keras, aku sudah berusaha maksimal, dan aku telah melakukan ini itu, karena itulah uang datang padaku" 

Yang Ia Katakan Sama Persis Seperti Ucapan Qarun

Dia (Karun) berkata, “Sesungguhnya aku diberi (harta itu), semata-mata karena ilmu yang ada padaku.” Tidakkah dia tahu, bahwa Allah telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan orang-orang yang berdosa itu tidak perlu ditanya tentang dosa-dosa mereka
QS Al Qashash 78

Diluar sana ada yang lebih lelah darimu, tapi ia malah merugi, yang engkau miliki adalah karunia dari Allah

Dia menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah memiliki karunia yang besar
QS Ali Imran 74

Kesungguhanmu, kerja kerasmu, dan usahamu bisa jadi akan menjadi bebanmu, malah mendatangkan hutang, bahkan betapa banyaknya orang yang lebih pintar darimu, lebih bagus manajemen keuangannya, lebih banyak sedekahnya, tapi hartanya malah minus, bahkan ia punya banyak hutang, dimana akalnya ?

Hati belum selamat ketika masih takjub dengan usaha yang dilakukannya sendiri - itu bukanlah qalbu salim (qalbu salim = hati yang bersih) 

Begitu juga bangga diri dari penguasaan berbagai bidang, dokter, insinyur, ulama, ada yang suka bangga diri membanggakan karunia Allah lalu mengaku ngaku bahwa itu dari dirinya sendiri (sesungguhnya tidak)

Seandainya Allah menyerahkan urusanmu kepada dirimu sendiri tentu Allah telah menyerahkan kepada keterbatasan dan kelemahan, kita semua seperti itu tanpa ada kecuali, semuanya adalah karunia Allah semata yang ia karuniakan kepada orang yang ia kehendaki, dan allah maha luas karunianya dan maha mengetahui








NA Rahman - Setyani